Halaman

Selasa, 21 Agustus 2012

SEJARAH KERAJAAN KUTAI


Kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia dan peninggalan sejarahnya, antara lain sebagai berikut :

1. Kerajaan Kutai
Kerajaan Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan ini berdiri pada tahun 400 Masehi (Abad ke 4) . Kerajaan ini terletak di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya di sebuah kota kecamatan yang bernama Muarakaman. Daerah ini yang merupakan daerah percabangan antara Sungai Mahakam dengan Sungai Kedang Rantau.            
Raja pertamanya adalah Kudungga, kemudian digantikan Aswawarman. Raja terkenal dari Kutai adalah  Mulawarman memuja Dewa Syiwa, maka ia beragama Hindu. Peninggalan Kerajaan Kutai adalah Prasasti Kutai yang terpahat pada tiang batu yang disebut yupa yang ditemukan di aliran Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Prasati tersebut ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. Prasasti tersebut menceritakan tentang Raja Mulawarman yang baik budi. Pada masa pemerintahannya rakyat hidup sejahtera dan makmur. Prasasti ini dibuat untuk memperingati Raja Mulawarman yangtelah menghadiahkan 20.000 ekor sapi pada Brahmana. Selain itu, peninggalan sejarah dari Kutai yang lain adalah arca-arca yang terbuat dari perunggu dan emas

Beberapa peninggalan kerajaan Kutai:
1)      tujuh buah Yupa yang ditemukan di daerah sekitar Muarakaman;
2)       kalung Cina yang terbuat dari emas;
3)       satu arca Bulus;
4)       dua belas arca batu.

ISTILAH PENTING
Sungai Mahakam adalah batang air yang mengalir di wilayah Kalimantan Timur dan bermuara ke Selat Makasar.
Yupa adalah tiang batu pengikat hewan kurban. Pada Yupa Kutai didapati guratan tulisan Palawa dengan memakai bahasa Sansekerta, menjelaskan tentang suatu peristiwa penting yang pernah terjadi. Ada yang menyebut/menyamakan Yupa dengan Prasasti, ada pula yang menyebut Yupa saja, dan membedakannya dengan Prasasti. Perbedaan Yupa Kutai dengan Prasasti Tarumanegara dan prasasti dari kerajaan Hindu-Budha lainnya terletak pada fungsi. Yupa Kutai difungsikan sebagai tiang batu tempat  Pengikat hewan kurban.
Palawa adalah hurup yang dipakai pada Yupa Kutai yang berasal dari dinasty Palawa yang pernah berkuasa di India Selatan pada abad ke 4 masehi.
Sansekerta adalah bahasa (bahasa suci = untuk ibadah) yang dipakai pada Yupa Kutai yang berasal dari India sebagai bahasa para Brahmana.
Waprakecwara adalah nama lapangan suci tempat upacara kurban kepada dewa Ciwa yang pernah dilaksanakan pada masa pemerintahan Mulawarman.
Hindu Civa adalah agama yang menyembah Civa sebagai dewa tertinggi.
Brahmana adalah sekte (golongan) orang suci pemimpin agama Hindu dan merupakan kasta tertinggi dalam masyarakat Hindu.
Kundungga adalah raja/pendiri kerajaan Kutai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar